Lolos Seleksi Administrasi CASN/CPNS, sulit ngga ya?

Setelah lulus sekolah atau kuliah, tiap orang pasti punya keinginan untuk kerja ya. Di Indonesia sendiri sekarang udah banyak akun media sosial yang nyediain berbagai macam pengumuman lowongan pekerjaan yang mungkin akan cocok untuk beberapa orang. Bahkan, pemerintah pun udah semakin transparan sama pembukaan lowongan kerja untuk masyarakatnya, dalam hal ini adalah seleksi calon aparatur sipil (CASN) negara yang dulunya seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Banyak orang berbondong-bondong ingin menjadi ASN, ada yang karena kemauannya sendiri, ada juga yang dimotivasi (dipaksa) sama orang tua. Bahkan, ada beberapa orang yang dilihat aneh kalau ngga mau daftar sebagai CASN, padahal semua pekerjaan adalah pilihan masing-masing individu kan? 

Nah, untuk mengikuti seleksi CASN ada tiga tahapan besar yang harus dilalui oleh smua casn ini yaitu seleksi administrasi, seleksi kemampuan dasar (skd), dan seleksi kemampuan bidang (skb). Di tulisanku kali ini, aku mau bahas soal seleksi administrasi CASN. Apa aja sih sebenernya yg harus disiapkan oleh pelamar untuk seleksi awal ini? 

Pertama, hal yg wajib banget kita ketahui adalah portal pendaftaran, yaitu di sscn.bkn.go.id bukan di website lain, hanya itu saja. 

Lalu, kamu harus punya target instansi yg mau dilamar. Misalnya Pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan kementerian. Tapi gimana kak kalau ga punya ide sama sekali mau daftar kemana? Ok tenang, kalau gitu, yg perlu dilakukan adalah mencari formasi dengan fitur pencarian formasi yang sesuai dengan jenjang pendidikan terakhir kalian. Fitur ini disedialan oleh BKN agar semua calon pelamar bisa berfikir untuk melamar ke formasi yang mana. Karena, formasi yg tertera adalah formasi dari instansi seluruh indonesia jadi harus sabar bacanya ya sampai kamu bisa dapetin formasi di tempat yang kamu rasa cocok.

Ketiga, kalau udah nemi instansi yg akan di lamar, buka website instansi tersebut tapi ingat harus website resmi ya. Gimana kalau websitenya ga menampilkan informasi apa apa? Coba cari akun instagramnya, facebooknya, atau twitternya. Nahh, kalau udah ketemu, coba cari persyaratan yang dibutuhkan untuk melamar ke instansi tersebut. Baca dengan teliti berkas-berkas yang harus disiapkan apa saja, kalau bingung, usahakan menghubungi instansi terkait secara langsung tentang kebingungan yg kamu rasakan supaya informasinya jelas, bukan "katanya" "katanya". 

Ke empat, silahkan buat akun di sscn menggunakan NIK kamu, dan ikuti saja instruksi selama pendaftaran, aku yakin kalian semua pernah bikin akun medsos kan? Nah ini juga sama aja kok. Dan tentunya unggah berkas-berkas yang udah kamu siapin tadi.

Ke lima, coba perhatikan tanggal di tutupnya pendaftaran ya, jangan sampai kamu daftar pas instansi yg kamu lamar sebentar lagi akan di tutup. Oh iya, jangan mepet juga yaa dan yang pasti harus teliti karena kesalahan sekecil apapun tidak akan dimaafkan oleh pihak verifikator. Jangan sampain kalian kalah sebelum berperang.

Setelah selesai, pastikan kamu sudah bisa mencetak kartu pendaftaran, karena itu artinya kamu benar-benar sudah menyelesaikan pendaftaran dan data tidak akan bisa diubah lagi. Berdoa dan menyiapkan diri untuk SKD bisa loh jadi pengisi waktu disela menanti pengumuman seleksi administrasi. 

Goodluck yaaa!


Post a Comment

0 Comments