Lolos SPMB S2 UNS!

Di cerita kali ini, aku mau bagi pengalaman soal SMPB S2-ku di UNS. Aku udah pernah bahas di artikel sebelumnya kalau aku mau lanjutin S2 di UNS dan ini cerita lengkapnya!



Sekitar bulan Maret, tepatnya tanggal 29 Maret 2017 pendaftaran SMPB S2 UNS dibuka. Karena aku sudah berencana buat daftar ke UNS di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, jadi di hari pertama pembukaan pendaftaran aku langsung buka website SPMBnya (spmb.uns.ac.id) dan langsung melakukan pendaftaran. Aku isi semua yang harus aku isi, setelah selesai mengisi formulir online aku diminta untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 400.000,-. UNS memberi jangka waktu beberapa hari untuk pembayaran setelah kita melalukan registrasi online.

Setelah selesai melakukan pembayaran aku buka lagi website SPMB dan melakukan upload berkas. Lalu, pihak SPMB butuh waktu untuk mem-validasi berkas yang sudah aku upload, kira-kira dua hari ada e-mail dari SPMB yang menyatakan kalau berkas yang udah aku upload selesai di validasi oleh pihak SPMB dan aku bisa mencetak kartu ujian yang lengkap dengan ruangan dan nomor test.

Tes untuk periode 1 dilakukan tanggal 6 Mei 2017 di UNS langsung, jadi setelah selesai daftar aku langsung cari tiket kereta untuk ke Solo. Singkat cerita, tanggal 6 Mei pun tiba dan aku datang ke UNS dari jam 7 pagi, padahal tesnya baru mulai jam 8.30 WIB. Karena aku daftar di prodi Pendidikan Bahasa Inggris, tempat tes yang aku dapet itu di gedung Pascasarjana kependidikan. Ada dua bidang yang di tes untuk SPMB ini, yaitu TPA dan EAP (English for Academic Purposes). Sedikit bocoran nih yah, soal TPAnya banyak soal matematika, aaaaah soal yang paling melemahkan haha. 

Hari tes sudah dilewati, tinggal menunggu hasilnya aja. Deg-degan parah lah nunggu hasil tesnya, walaupun udah nyiapin buat belajar TPA dan Bahasa Inggris tetep aja resah. Pengumumannya dibuka tanggal 16 Mei 2017, tepat sepuluh hari setelah tes berlangsung. Nunggu tanggal 16 Mei tuh sumpah ya lamaaaa banget, hari-hari tuh kaya berubah jadi 48 jam sehari dan penuh sama keresahan haha. 

Sampai akhirnya hari pengumumanpun datang, aku download hasil tesnya, aku baca dengan seksama sambil tangan sama mata gemeteran ngga bisa liat tulisan dengan jelas sumpah ini beneran haha. Alhamdulillah nama aku ada di daftar calon mahasiswa S2 UNS yang artinya aku lolooooos, dan yang lebih bikin aku bersyukur lagi nama pacaar aku juga ada disana. 

Kita berdua lolos S2 UNS, senengnya tuh berlipat-lipat. Ngga lama setelah pengumuman, aku sama pacarku harus segera melakukan daftar ulang dan akhirnya kita resmi jadi mahasiswa Pascasarjana UNS 2017.



Post a Comment

8 Comments

  1. Mbak, Saya mau tanya. Untuk S2 Pendidikan Bahasa Inggris 1 kelas nya brp orang? Kalau kita sudah punya sertifikat TOEFL ITP >500 apa masih di haruskan ikut tes bahasa Inggris? Soalnya saya mau daftar untuk periode tes okt ini

    ReplyDelete
  2. Halo, maaf baru respon. Untuk periode september-februari ada 23 orang. Sertifikat toefl digunakan untuk syarat thesis, jadi tetap harus ikut tes bahasa inggris (EAP)

    ReplyDelete
  3. Assalamualaiku, mba mau nanya. Kalau surat rekomendasi itu formatnya dari uns atau dr pihak kampus masing2?
    Lalu untk pend. B.inggris ini kalau belum ada sertifikat toefl apa bisa ? ( Misal toefl menyusul)

    ReplyDelete
  4. Assalamualaiku, mba mau nanya. Kalau surat rekomendasi itu formatnya dari uns atau dr pihak kampus masing2?
    Lalu untk pend. B.inggris ini kalau belum ada sertifikat toefl apa bisa ? ( Misal toefl menyusul)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Surat rekomendasinya ngga di tentuin, buat format sendiri ngga papa :) sertifikat TOEFL itu nnti buat seminar proposal tesis, jadi ngga papa kalau pas daftar madih belum punya sertifikat TOEFL hehe

      Delete
  5. hallo kak aku mau daftar untuk angakatan 2019, kalo seumpama aku sudah bawa sertifikat tpa bapenas dan toefl dengan jumlah minum yang ditentukan apa aku harus ikut tes juga ? aku pengen daftar untuk pasca sarjanan yang penyuluhan dan pembangunan, terimakasih banyak kak

    ReplyDelete